Sabtu, 15 November 2014

Tulisan 3 ( LINGKUP DATA)

Nama : Chaerunnisa Utami
NPM : 18511135
Kelas : 4PA05



LINGKUP DATA
A. Hirarki Data
       Hirarki data adalah sebuah gambaran berbentuk seperti tree atau flowchart yang digunakan untuk penjelasan penggabungan elemen-elemen dari tingkat sebelumnya ke tingkat setelahnya atau jalannya suatu program yang telah diolah didalam database. Data harus disusun secara teratur agar pengolahannya dapat dilakukan dengan baik dan efisien. Pengorganisasian data dapat dibagi dalam enam tingkatan, yaitu :
  1. Bit adalah suatu sistem angka biner yang terdiri atas dua macam nilai saja, yaitu 0 dan 1. Sistem angka biner merupakan dasar dasar yang dapat digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin (komputer) yang merupakan sekumpulan komponen elektronik dan hanya dapat membedakan dua keadaan saja (on dan off). Jadi bit adalah unit terkecil dari pembentuk data.
  2. Byte adalah bagian terkecil yang dapat dialamatkan dalam memori. Byte merupakan sekumpulan bit yang secara konvensional terdiri atas kombinasi delapan bit. Satu byte digunakan untuk mengkodekan satu buah karakter dalam memori. Contoh: Kode Ascii untuk J ialah 10101010. Jadi byte adalah kumpulan bit yang membentuk satu karakter (huruf, angka, atau tanda). Dengan kombinasi 8 bit, dapat diperoleh 256 karakter (= 2 pangkat 8).
  3. Field atau kolom adalah unit terkecil yang disebut data. Field merupakan sekumpulan byte yang mempunyai makna. Contoh: Joni yang merupakan field nama. Jadi field ibarat kumpulan karakter yang membentuk suatu kata.
  4. Record atau baris adalah kumpulan item yang secara logic saling berhubungan. Setiap record dapat dikenali oleh sesuatu yang mengenalinya, yaitu field kunci. Gambar 1 merupakan contoh dari record. Jadi record ibarat kumpulan kata yang membentuk satu kalimat yang berarti, misal gambar 1 mewakili kalimat: Joni menempuh mata kuliah MIS (kode IS101) dengan nilai A.
  5. File atau tabel adalah kumpulan record yang sejenis dan secara logic berhubungan. Pembuatan dan pemeliharaan file adalah faktor yang sangat penting dalam sistem informasi manajemen yang memakai komputer. Jadi tabel ibarat kumpulan baris/record yang membentuk satu tabel yang berarti, misal gambar 2 mewakili tabel nilai mata kuliah MIS.
B. Penyimpanan Sekunder
     Dalam penjelasan database terdapat pula hirarki data yang gunanya adalah untuk mempermudah penjelasan tentang database tersebut. Hirarki data adalah sebuah gambaran berbentuk seperti tree atau flowchart yang digunakan untuk penjelasan penggabungan elemen-elemen dari tingkat sebelumnya ke tingkat setelahnya atau jalannya suatu program yang telah diolah didalam database. Hirarki data berdasarkan tingkat kompleksitas nilai data, tingkatan data dapat disusun kedalam sebuah hirarki, mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks. Pemrosesan basis data sebagai perangkat andalan sangat diperlukan oleh berbagai institusi dan perusahaan. Dalam pengembangan sistem informasi diperlukan basis data sebagai media penyimpanan data. Kehadiran basis data dapat meningkatkan daya saing perusahaan tersebut. Penyimpanan data sekunder pada database terdapat 2 macam yaitu, SASD (Penyimpanan berurutan) dan DASD (Penyimpanan akses secara langsung).
a. SASD ( Penyimpanan Berurutan)
              SASD adalah penyimpanan berurutan (sequential) adalah media penyimpanan untuk mengisikan catatan yang diatur dalam susunan tertentu. Catatan pertama harus diproses pertama kali, catatan kedua diproses pada urutan yang kedua dan seterusnya sampai file penuh.
b. DASD ( Penyimpanan Langsung)
              DASD adalah (Direct Access Storage Device) merupakan jenis memori eksternal yang mempunyai akses langsung terhadap data. Contohnya seperti magnetik (floopy disk, hard disk), removable hard disk, (Zip disk, flash disk) dan optical disk. Penyimpanan akses langsung suatu penyimpanan yang memungkinkan mekanisme bacaan atau tulisan dapat diarahkan ke record tertentu tanpa pencarian secara urutan. DASD memiliki mekanisme membaca dan menulis yang dapat diarahkan kelokasi manapun dalam medium penyimpanan.
C. Pemrosesan Data
       Pemrosesan data (Inggris: data processing) adalah jenis pemrosesan yang dapat mengubah data menjadi informasi atau pengetahuan. Pemrosesan data ini sering menggunakan komputer sehingga bisa berjalan secara otomatis. Setelah diolah, data ini biasanya mempunyai nilai yang informatif jika dinyatakan dan dikemas secara terorganisir dan rapi, maka istilah pemrosesan data sering dikatakan sebagai sistem informasi. Kedua istilah ini mempunyai arti yang hampir sama, pemrosesan data mengolah dan memanipulasi data mentah menjadi informasi (hasil pengolahan), sedangkan sistem informasi memakai data sebagai bahan masukan dan menghasilkan informasi sebagai produk keluaran.
Macam macam pemrosesan data :
a. Pemrosesan data batch adalah suatu model pengolahan data, dengan menghimpun data terlebih dahulu, dan diatur pengelompokkan datanya dalam kelompok-kelompok yang disebut batch. Tiap batch ditandai dengan identitas tertentu, serta informasi mengenai data-data yang terdapat dalam batch tersebut. Setelah data-data tersebut terkumpul dalam jumlah tertentu, data-data tersebut akan langsung diproses. Contoh dari penggunaan pemrosesan data bach adalah e-mail dan transaksi batch processing. Dalam suatu sistem batch processing, transaksi secara individual dientri melalui peralatan terminal, dilakukan validasi tertentu, dan ditambahkan ke transaction file yang berisi transaksi lain, dan kemudian dientri ke dalam sistem secara periodik. Di waktu kemudian, selama siklus pengolahan berikutnya, transaction file dapat divalidasi lebih lanjut dan kemudian digunakan untuk meng-up date master file yang berkaitan.
b. Pemrosesan data online adalah sebuah sistem yang mengaktifkan semua periferal sebagai pemasok data, dalam kendali komputer induk. Informasi-informasi yang muncul merupakan refleksi dari kondisi data yang paling mutakhir, karena setiap perkembangan data baru akan terus diupdatekan ke data induk. Salah satu contoh penggunaan pemrosesan data online adalah transaksi online. Dalam sistem pengolahan online, transaksi secara individual dientri melalui peralatan terminal, divalidasi dan digunakan untuk meng-update dengan segera file komputer. Hasil pengolahan ini kemudian tersedia segera untuk permintaan keterangan atau laporan.
c. Real time system disebut juga dengan Sistem waktu nyata. Sistem yang harus menghasilkan respon yang tepat dalam batas waktu yang telah ditentukan. Jika respon komputer melewati batas waktu tersebut, maka terjadi degradasi performansi atau kegagalan sistem. Sebuah Real time system adalah sistem yang kebenarannya secara logis didasarkan pada kebenaran hasil-hasil keluaran sistem dan ketepatan waktu hasil-hasil tersebut dikeluarkan. Aplikasi penggunaan sistem seperti ini adalah untuk memantau dan mengontrol peralatan seperti motor, assembly line, teleskop, atau instrumen lainnya. Peralatan telekomunikasi dan jaringan komputer biasanya juga membutuhkan pengendalian secara Real time.


Daftar Pustaka









.

Senin, 03 November 2014

TUGAS 3

Nama : Chaerunnisa Utami
NPM : 18511135
Kelas 4PA05


A. Pengertian Sistem Informasi Berbasis Komputer (CBIS)

            Sistem Informasi Berbasis Komputer atau Computer Based Information System (CBIS) merupakan sistem pengolahan suatu data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dapat dipergunakan sebagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan, koordinasi dan kendali serta visualisasi dan analisis. Istilah-istilah yang terkait dengan CBIS adalah data, informasi, sistem, sistem informasi dan basis komputer.

1. Data

            Data is the description of things and events that we face”. Data merupakan deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang kita hadapi. Jadi data merupakan kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian dan merupakan kesatuan nyata yang nantinya akan digunakan sebagai bahan dasar suatu informasi.

2. Informasi

            Menurut Gordon B. Davis dalam bukunya Management Informations System : Conceptual Foundations, Structures, and Development menyebut informasi sebagai data yang telah diolah menjadi bentuk yang berguna bagi penerimanya dan nyata.

3. Sistem Informasi

            Sistem Informasi merupakan sistem pembangkit informasi. Dengan integrasi yang dimiliki antar subsistemnya, sistem informasi akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan akurat sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya.

4. Berbasis Komputer

            Sistem Informasi “berbasis komputer” mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem informasi. Secara teori, penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer.

Sub Sistem dari Sistem Informasi Berbasis Komputer

1.Sistem Informasi Akuntansi

            SIA lebih berorientasi pada data dibanding pada informasi, walaupun ada beberapa informasi yang dihasilkan. SIA menyediakan database bagi sisten informasi lain. SIA adalah satu-satunya sistem informasi yang bertanggung jawab memenuhi kebutuhan informasi di luar perusahaan, meyediakan informasi untuk seluruh lingkungan kecuali pesaing.

2. Sistem Informasi Manajemen

            Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem perusahaan tentang apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang sedang terjadi sekarang, dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Informasi tersebut tersedia didalam laporan periodik, laporan khusus, dan hasil simulasi matematika, output informasi tersebut digunakan manajer saat mereka membuat keputusan untuk pemecahan masalah.

3. Sistem Pendukung Keputusan

            Dalam upaya memecahkan masalah seorang problem solver akan banyak membuat keputusan. Keputusan harus diambil untuk menghindari atau mengurangi dampak negatif atau untuk memanfaatkan peluang yang ada.

4. Automasi Kantor (Virtual Office)

            Automasi kantor kini disebut dengan istilah kantor virtual, mencakup semua sistem elektronik formal dan informal terutama berkaitan dengan komunikasi informasi ke dan dari orang –orang didalam maupun diluar perusahaan.

5. Sistem Pakar

            Sistem pakar mirip dengan DSS yaitu bertujuan menyediakan dukungan pemecahan masalah tingkat tinggi untuk pemakai. Perbedaan ES dan DSS adalah kemampuan ES untuk menjelaskan alur penalarannya dalam mencapai suatu pemecahan tertentu. Sangat sering terjadi penjelasan cara pemecahan masalah ternyata lebih berharga dari pemecahannya itu sendiri.

 

B. Evolusi CBIS

Evolusi perkembangan sistem informasi berbasis komputer ada beberapa tahap yaitu :

a. Tahap ke-1

Awalnya komputer digunakan untuk aplikasi akuntansi (pengolahan data elektronik / EDP). Pada tahap ini aplikasi Accounting Information System (AIS) menggunakan computer hanya untuk pengolahan data perusahaan yang bersifat sederhana, di mana informasi untuk manajemen masih merupakan produk sampingan. Dalam bahasa Indonesia disebut juga Sistem Informasi Akuntansi (SIA).

b. Tahap ke-2

Muncul konsep SIM (Sistem Informasi Managemen) yaitu menghasilkan informasi manajemen disetiap area fungsional dan level aktivitasnya. SIM merupakan suatu sumber daya organisasi yang menyediakan informasi pemecahan masalah bagi sekelompok manajer secara umum mewakili suatu unit organisasi seperti suatu tingkat manajemen atau suatu area fungsional.

c. Tahap ke-3

Ilmuwanan dari MIT (Messachusetts IT) memformulasikan sistem pendukung keputusan atas DSS. DSS ( Decision Support System) adalah penghasil informasi yang ditujukan untuk suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh manajer serta pengambilan keputusan.

d. Tahap ke-4

Berfokus pada komunikasi dengan adanya perkembangan OA (office automation). Aplikasi OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas di antara manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat-alat elektronik, seperti modem, faksimil, word-processing, electronic mail, dan desktop publishing.

e. Tahap ke-5

Berfokus pada konsultasi dengan berkembangnya kecerdasan buatan (AI) adanya Sistem pakar (expert systems) yaitu sistem yang menyediakan layanan seperti layaknya seorang konsultan manajemen.

C. Upaya Pencapaian dari Evolusi CBIS

            Upaya pencapaian sistem informasi berbasis komputer menggunakan End User Computing, yaitu pengembangan sistem berbasis komputer yang dilakukan oleh pemakai sendiri.

            Setiap subsistem CBIS melalui proses evolusi yang disebut siklus hidup sistem. Tahap-tahap dari siklus hidup sistem yaitu:

a. Perencanaan

b. Analisis

c. Rancangan

d. Penerapan

e. Penggunaan

 

Sumber :

1. Ade Irma. 2012. Computer based information system. Diakses melalui http://febriansatria.wordpress.com/2012/11/07/computer-based-information-system-cbis-pengertian-cbis/. Pada tanggal 7 November 2012

2.Arlan. 2011. Evolusi CBIS. Diakses melalui http://arlanwidiantara.blogspot.com/2011/09/evolusi-sistem-informasi-berbasis.html. Pada tanggal 25 September 2011

3. Davis, Gordon B. 2002. Kerangka Dasar Sistem Informai Manajemen Bagian I Pengantar (Cetakan kedua belas)

4. Yuli. 2011. Pengertian CBIS. Diakses melalui http://www.perpuskita.com/cbis/624/. Pada tanggal 1 April 2011

 

 

 

 

 

Minggu, 26 Oktober 2014

TULISAN 2

Nama : Chaerunnisa Utami
Kelas : 4PA05
NPM : 18511135


Persamaan Otak Manusia dan Komputer

            Struktur kognisi manusia merupakan bagian atau komponen yang terstruktur dalam otak manusia yang memberi pengetahuan berdasarkan sistem, skema, adaptasi, asimilasi dan akomodasi yang membentuk suatu kematangan dan pengalaman otak dalam menjalankan kehidupan sosial bagi seorang manusia. Mempunyai struktur yang sangat kompleks.
Arsitektur komputer merupakan konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer, kompleks namun tidak sekompleks kognisi manusia. Arsitektur komputer ini merupakan rencana deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing–masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, RAM, ROM, cakram keras
.

            Sebenarnya, otak dan komputer hanya dapat dibandingkan dalam sisi tertentu saja. Perbedaannya banyak, persamaannya juga banyak. Berikut persamaan antara komputer dan otak manusia.

1.      Otak dan komputer sama-sama menggunakan sinyal listrik untuk mengirim pesan.

2.      Otak dan komputer sama-sama mengirimkan informasi

3.      Otak dan komputer sama-sama memiliki memory yang dapat berkembang

4.      Otak dan komputer sama-sama dapat beradaptasi dan belajar.

5.      Otak dan komputer sama-sama telah ber evolusi.

6.      Otak dan komputer sama-sama membutuhkan energi.

7.      Otak dan komputer sama-sama bisa rusak

8.      Otak dan komputer sama-sama bisa sakit

9.      Otak dan komputer dapat berubah dan dapat dimanipulasi

10.  Otak dan komputer sama-sama bisa mengerjakan matematika dan masalah logika lainnya

11.  Otak dan komputer sama-sama dipelajari oleh ilmuan

Nah, kita sudah tahu sepuluh kesamaan komputer dan otak. Sekarang perbedaannya :

No
Otak
Komputer
1
Menggunakan zat kimia untuk mengirim informasi
Menggunakan listrik untuk mengirim informasi
2
Sinyal bergerak lambat
Sinyal bergerak cepat
3
Menggunakan gerbang fuzzy (kabur) yang berjangkauan antara (0) tidak menembak hingga (1) menembak penuh
Menggunakan gerbang biner yang hanya mencakup dua pilihan: (0) Off dan (1) On
4
Memory tumbuh dengan pertambahan koneksi syaraf
Memory tumbuh dengan penambahan chip
5
Cepat belajar
Lambat belajar
6
Satu pekerjaan satu waktu (kecuali pada sistem syaraf otonom)
Multitasking
7
Ukuran otak tidak berubah dalam 100 ribu tahun terakhir
Ukuran komputer berubah sangat cepat hanya dalam beberapa dekade
8
Bahan bakarnya oksigen dan gula
Bahan bakarnya listrik
9
Sekali rusak, selnya tidak dapat diganti
Saat rusak, bagian penyusunnya dapat diganti
10
Memiliki sistem back up bila beberapa sel rusak
Tidak memiliki back up bila hardwarenya rusak
11
Tidak pernah berhenti bekerja
Dapat dimatikan dan dinyalakan kembali
12
Lambat mengerjakan matematika dan logika
Cepat menghitung dan melakukan pertimbangan logis
13
Mampu berimajinasi
Tidak dapat berimajinasi
14
Mampu menafsirkan dunia luar dengan sedikit informasi
Perlu banyak informasi agar tidak salah menafsirkan
15
Ilmuan masih tahu sedikit sekali tentang otak
Ilmuan sudah banyak tahu tentang komputer

 

            Mungkin sebagian individu ada yang telah melakukan penelitian mengenai keduanya. Penelitian – penelitian tersebut tentunya mencari informasi sedalamnya mengenai keunggulan cara kerja komputer dan otak manusia. Tidak dapat dipungkiri, bahwa pada zaman ini telah banyak tercipta mesin – mesin hasil cipta  buatan manusia. Teknologi mesin yang diciptakan pun beraneka ragam mulai dari alat komunikasi, transportasi bahkan mesin yang dapat membantu pekerjaan kita sehari – hari. Jika melihat dari hal tersebut, tentunya orang akan dihadapkan pada sebuah pertanyaan siapa yang sebenarnya lebih baik , mesin – mesin itu atau otak manusia yang menciptakannya. Tentunya ini semua tergantung dari bagaimana individu melihat konteksnya.